Jumat, 07 Desember 2012

Bahasa Indonesia- Wisata- Situs Purbakala Sangiran

-->
Situs Purbakala Sangiran

at trinil- pitechanthropus erectus.JPGSalah satu tempat tujuan wisata menarik adalah Situs Purbakala Sangiran. Situs Purbakala ini merupakan salah satu situs purbakala yang berada di Indonesia. Situs ini terletak di kawasan penemuan fosil-fosil  purbakala yaitu kawasan  Sangiran, tepatnya di kaki Gunung Lawu (kurang lebih 17 km dari kota Solo).
Situs yang memiliki luas 56 Km2 dengan penemuan kurang lebih 100 fosil individu ini adalah tempat wisata yang wajib dikunjungi apabila kita berkunjung ke daerah Solo dan sekitarnya. Mengapa? Karena situs purbakala ini adalah situs yang paling terkenal dan merupakan situs warisan dunia yang memiliki penemuan terlengkap. Bahkan, salah satu fosil dengan umur 500.000 tahun yang ditemukan di kawasan ini adalah fosil terbaik yang pernah ditemukan di Asia.  Sangiran adalah salah satu situs terpenting dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti penelitian arkeologi, geologi, antropologi dan masih banyak lagi.
Penemuan-penemuan yang bisa kita lihat dan pelajari di museum ini diantaranya:
1.      page.jpgFosil manusia purba seperti Homo Sapiens, replica fosil Homo Soloensis, replica fosil Pithecanthropus Mojokertensis, dan lain-lain.
2.      Fosil binatang purba, antara lain Gajah atau Elephas Namadicus, badak, kerbau, harimau, banteng, dan lain-lain.
3.      Peralatan yang terbuat dari batu, seperti kapak persegi, kapak perimbas, dan serpih bilah.
4.      Fosil binatang laut dan air tawar, seperti buaya puba, kura-kura purba, ikan-ikan purba, kuda nil, dan gigi ikan hiu
Selain karena kelengkapan koleksi fosilnya, museum ini juga sangat cocok dijadikan salah satu tempat tujuan wisata karena pemandangannya dan tempatnya yang menarik. Cuaca di sana sangat sejuk, udaranya bersih, jauh dari polusi. Bangunan museum disesain secara modern dan di sana juga terdapat banyak penjual pernak-pernik yang tidak hanya berbau purbakala, tetapi juga pernak-pernik yang biasa kita temui di daerah wisata belanja seperti Malioboro, Yogyakarta.
Untuk menuju lokasi museum, kita harus melalui jalanan yang cukup sulit dijangkau karena letaknya yang berada di kaki gunung. Untuk masuk ke museum ini, kita hanya akan dikenakan biaya yang sangat murah, yaitu Rp. 3.000,- untuk wisatawan lokal dan sekitar Rp. 8.000,- untuk wisatawan asing. Biaya tersebut sangat murah apabila dibandingkan dengan pengetahuan yang akan kita dapatkan di sana. Musium ini dibuka Setiap hari Selasa hingga Minggu, dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.30 WIB.
Ditulis Oleh:
Megy Anggraini
0221-11-156
-->
Situs Purbakala Sangiran

at trinil- pitechanthropus erectus.JPGSalah satu tempat tujuan wisata menarik adalah Situs Purbakala Sangiran. Situs Purbakala ini merupakan salah satu situs purbakala yang berada di Indonesia. Situs ini terletak di kawasan penemuan fosil-fosil  purbakala yaitu kawasan  Sangiran, tepatnya di kaki Gunung Lawu (kurang lebih 17 km dari kota Solo).
Situs yang memiliki luas 56 Km2 dengan penemuan kurang lebih 100 fosil individu ini adalah tempat wisata yang wajib dikunjungi apabila kita berkunjung ke daerah Solo dan sekitarnya. Mengapa? Karena situs purbakala ini adalah situs yang paling terkenal dan merupakan situs warisan dunia yang memiliki penemuan terlengkap. Bahkan, salah satu fosil dengan umur 500.000 tahun yang ditemukan di kawasan ini adalah fosil terbaik yang pernah ditemukan di Asia.  Sangiran adalah salah satu situs terpenting dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti penelitian arkeologi, geologi, antropologi dan masih banyak lagi.
Penemuan-penemuan yang bisa kita lihat dan pelajari di museum ini diantaranya:
1.      page.jpgFosil manusia purba seperti Homo Sapiens, replica fosil Homo Soloensis, replica fosil Pithecanthropus Mojokertensis, dan lain-lain.
2.      Fosil binatang purba, antara lain Gajah atau Elephas Namadicus, badak, kerbau, harimau, banteng, dan lain-lain.
3.      Peralatan yang terbuat dari batu, seperti kapak persegi, kapak perimbas, dan serpih bilah.
Selain karena kelengkapan koleksi fosilnya, museum ini juga sangat cocok dijadikan salah satu tempat tujuan wisata karena pemandangannya dan tempatnya yang menarik. Cuaca di sana sangat sejuk, udaranya bersih, jauh dari polusi. Bangunan museum disesain secara modern dan di sana juga terdapat banyak penjual pernak-pernik yang tidak hanya berbau purbakala, tetapi juga pernak-pernik yang biasa kita temui di daerah wisata belanja seperti Malioboro, Yogyakarta.
Untuk menuju lokasi museum, kita harus melalui jalanan yang cukup sulit dijangkau karena letaknya yang berada di kaki gunung. Untuk masuk ke museum ini, kita hanya akan dikenakan biaya yang sangat murah, yaitu Rp. 3.000,- untuk wisatawan lokal dan sekitar Rp. 8.000,- untuk wisatawan asing. Biaya tersebut sangat murah apabila dibandingkan dengan pengetahuan yang akan kita dapatkan di sana. Musium ini dibuka Setiap hari Selasa hingga Minggu, dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.30 WIB.
Ditulis Oleh:
Megy Anggraini
0221-11-156

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar